Pompa sentrifugal menjadi salah satu jenis pompa paling banyak dipakai pada industri maupun rumah tangga. Prinsip kerja memanfaatkan gaya sentrifugal guna memindahkan cairan melalui konversi energi kinetik menjadi energi tekanan. Pemahaman struktur komponen membantu evaluasi efisiensi, keandalan operasi, serta strategi perawatan.
Uraian berikut membahas bagian bagian pompa sentrifugal melalui pengelompokan komponen berputar, komponen diam, komponen pendukung.
Komponen Berputar Rotating Elements
Komponen berputar bergerak secara mekanis, berperan langsung memindahkan fluida, meneruskan torsi, menjaga kestabilan putaran.
Impeller Sudu Sudu
Impeller menjadi jantung pompa. Putaran impeller meningkatkan kecepatan cairan lalu mendorongnya ke arah radial. Desain impeller mempengaruhi efisiensi, toleransi padatan, risiko tersumbat, pola keausan.
- Closed Impeller Tertutup
Memiliki shroud depan belakang yang menutup sudu. Efisiensi tinggi, cocok air bersih, lebih sensitif terhadap kotoran. - Semi Open Impeller
Memiliki satu shroud. Cocok cairan sedikit kotor, berlumpur ringan, perawatan relatif lebih mudah. - Open Impeller Terbuka
Tanpa shroud. Cocok cairan kental atau mengandung benda padat limbah. Ketahanan sumbatan tinggi, efisiensi umumnya lebih rendah.
Shaft Poros
Shaft menjadi batang penghubung motor penggerak terhadap impeller. Fungsi utama meneruskan torsi putaran. Kualitas kekakuan poros, kelurusan, keseimbangan berpengaruh pada getaran, umur bearing, stabilitas seal.
Shaft Sleeve Selongsong Poros
Shaft sleeve menjadi pelindung poros pada area sealing. Korosi, keausan, abrasi lebih sering terjadi pada zona ini. Penggantian sleeve lebih ekonomis dibanding penggantian poros.
Komponen Diam Stationary Elements
Komponen diam berperan sebagai wadah, pengarah aliran, pembentuk tekanan melalui pengendalian pola aliran.
Casing Rumah Pompa
Casing melindungi komponen internal serta mengarahkan aliran fluida. Bentuk casing mempengaruhi pemulihan tekanan, tingkat turbulensi, kerugian hidrolik.
- Volute Casing
Berbentuk spiral, luas penampang membesar menuju outlet. Fungsi utama mengubah energi kecepatan menjadi tekanan. - Diffuser
Memakai sudu tetap mengelilingi impeller. Fungsi membantu efisiensi konversi tekanan melalui pengurangan swirl.
Suction Nozzle Inlet
Suction nozzle menjadi titik masuk cairan ke dalam pompa. Kondisi inlet yang halus menurunkan turbulensi, menekan risiko kavitasi, membantu kestabilan hidrolik.
Discharge Nozzle Outlet
Discharge nozzle menjadi titik keluarnya cairan dengan tekanan lebih tinggi. Keselarasan pipa, beban eksternal pipa, penempatan valve mempengaruhi tegangan casing serta stabilitas sistem sealing.
Stuffing Box Sealing System
Area ini menjadi jalur poros menembus casing. Sistem penyekat dipasang guna mencegah kebocoran cairan sambil tetap mengizinkan poros berputar.
- Gland Packing
Menggunakan packing berbentuk tali khusus yang diberi pelumas. Kebocoran kecil terkontrol masih dapat terjadi, butuh penyetelan berkala. - Mechanical Seal
Menggunakan penyekat mekanis dengan face presisi, pegas, elastomer. Kebocoran jauh lebih minim, butuh instalasi presisi serta kondisi operasi stabil.
Komponen Pendukung Lainnya
Komponen pendukung tidak menambah tekanan secara langsung, namun menentukan umur pakai, kestabilan putaran, retensi efisiensi.
Bearing Bantalan
Bearing menahan poros tetap pada posisinya serta mengurangi gesekan saat berputar. Kualitas pelumasan, kebersihan, kontrol temperatur menjadi faktor dominan umur bearing.
Wear Rings
Wear rings menjadi cincin yang dapat diganti guna menjaga celah clearance antara impeller dan casing tetap kecil. Celah membesar akan menaikkan kebocoran internal resirkulasi, menurunkan head serta efisiensi.
Bearing Housing
Bearing housing menjadi wadah bearing serta pelumas oli atau gemuk. Desain housing yang baik membantu pembuangan panas serta mencegah kontaminasi air atau debu.
Frame Adapter
Frame adapter menghubungkan casing pompa dengan motor penggerak atau frame unit. Akurasi alignment pada area ini mempengaruhi umur coupling, kestabilan mechanical seal, tingkat getaran.
Catatan Penting Area Paling Kritis
Kerusakan pada wear rings maupun mechanical seal sering menjadi penyebab utama penurunan performa pompa sentrifugal. Wear rings aus meningkatkan kebocoran internal sehingga tekanan turun. Mechanical seal bermasalah memicu kebocoran, risiko kerusakan lanjutan pada bearing maupun sleeve. Perawatan rutin pada area tersebut membantu menjaga efisiensi serta mengurangi downtime.
Checklist Pemeriksaan Cepat
- Kondisi impeller erosi, sumbatan, ketidakseimbangan
- Kondisi poros runout, alignment, getaran
- Kondisi sleeve goresan area sealing
- Pola keausan casing volute atau diffuser
- Indikasi kebocoran mechanical seal
- Celah wear rings, tanda resirkulasi internal
- Kondisi bearing pelumasan, panas, suara
Pemahaman bagian bagian pompa sentrifugal memudahkan troubleshooting berbasis gejala. Setiap komponen memiliki peran spesifik, mode kegagalan yang umum, dampak terukur pada tekanan, debit, efisiensi, getaran.