Diaphragm pump adalah jenis positive displacement pump yang memindahkan fluida menggunakan gerakan membran fleksibel. Pompa ini banyak digunakan untuk cairan kimia, fluida kental, slurry ringan, dan aplikasi yang membutuhkan pemisahan antara fluida proses dan mekanisme penggerak.
Apa Itu Diaphragm Pump?
Diaphragm pump bekerja dengan mengubah volume ruang pompa. Saat diaphragm bergerak mundur, tekanan di ruang pompa turun dan fluida masuk melalui check valve. Saat diaphragm bergerak maju, volume mengecil sehingga fluida terdorong keluar melalui sisi discharge.
Jenis Penggerak Diaphragm Pump
Diaphragm pump dapat menggunakan penggerak udara, mekanis, hidrolik, maupun elektromekanis. Air operated double diaphragm atau AODD pump menjadi salah satu tipe yang umum di industri karena dapat menangani berbagai karakter fluida dan tidak membutuhkan motor listrik langsung pada bodi pompa.
Kelebihan Diaphragm Pump
- Dapat menangani cairan dengan viskositas tertentu.
- Mampu memompa fluida yang mengandung partikel pada konfigurasi yang sesuai.
- Bagian penggerak dapat terpisah dari fluida proses.
- Pada tipe tertentu dapat bekerja dengan kebutuhan priming yang relatif baik.
- Tersedia berbagai pilihan material bagian basah.
Hal yang Harus Diperhatikan
Pemilihan pompa tidak boleh hanya berdasarkan ukuran port. Data debit, tekanan discharge, viskositas, ukuran partikel, temperatur, kandungan kimia, dan kebutuhan material diaphragm serta valve perlu dikumpulkan lebih dahulu.
Material Diaphragm dan Bagian Basah
Kompatibilitas material sangat penting, khususnya untuk cairan kimia. Material diaphragm, ball, seat, dan housing harus dievaluasi berdasarkan fluida dan temperatur. Gunakan data kompatibilitas serta rekomendasi pabrikan sebelum menentukan konfigurasi.
Pengaruh Viskositas dan Jalur Pipa
Fluida yang lebih kental dapat meningkatkan kehilangan tekanan dan mengurangi kapasitas aktual. Diameter suction, panjang pipa, jumlah fitting, dan tekanan udara pada AODD pump turut memengaruhi performa. Karena itu, kapasitas katalog perlu dibandingkan dengan kondisi sistem sebenarnya.
Masalah yang Sering Ditemui
- Debit turun akibat tekanan udara tidak cukup.
- Check valve kotor atau aus.
- Diaphragm rusak akibat umur atau kompatibilitas material.
- Suction line terlalu kecil atau terlalu panjang.
- Pulsasi tinggi pada discharge.
- Kebocoran sambungan akibat getaran atau instalasi yang kurang tepat.
Aplikasi di Industri
Diaphragm pump dapat digunakan untuk transfer bahan kimia, pengolahan air, tinta, coating, cairan proses, oli tertentu, slurry, dan berbagai aplikasi lain selama spesifikasi pompa sesuai dengan karakter fluidanya.
Untuk melihat contoh produk diaphragm pump yang tersedia di Dalla Teknik, baca Diaphragm Pump ARO Type 6661X.
Dalla Teknik dapat membantu mengevaluasi kebutuhan diaphragm pump berdasarkan debit, tekanan, material, viskositas, dan kondisi instalasi sebelum menentukan tipe yang sesuai.