Diesel fire pump controller mengatur proses start mesin diesel ketika tekanan sistem turun. Controller juga memantau baterai, charger, status mesin, alarm, dan fungsi pengujian sesuai konfigurasi unit.
Fungsi Utama Controller
- Menerima sinyal tekanan dari jaringan.
- Mengaktifkan rangkaian starting mesin.
- Memantau kondisi baterai dan charger.
- Menampilkan alarm dan status operasi.
- Menyediakan mode manual dan pengujian.
Komponen yang Umum Digunakan
Controller dapat terhubung dengan dua baterai, charger, sensor tekanan, solenoid start, indikator putaran, alarm temperatur, tekanan oli, dan status bahan bakar. Susunan aktual bergantung pada produsen serta spesifikasi proyek.
Urutan Kerja Dasar
Saat tekanan turun hingga setpoint, controller menjalankan urutan starting. Jika percobaan pertama gagal, sistem dapat melanjutkan percobaan berikutnya sesuai logika panel. Setelah mesin hidup, status operasi dipantau melalui sensor.
Pemeriksaan Rutin
- Periksa tegangan baterai.
- Periksa charger dan terminal.
- Uji start manual dan otomatis.
- Periksa alarm tekanan oli dan temperatur.
- Pastikan mode panel sesuai prosedur operasi.
Baca juga diesel fire pump dan electric fire pump controller.
Layanan Controller
Dalla Teknik membantu inspeksi, pengujian, troubleshooting, dan maintenance diesel fire pump controller.