Pompa sewage digunakan untuk memindahkan air limbah yang dapat mengandung partikel padat, serat, dan kontaminan lain yang tidak cocok ditangani pompa air bersih biasa. Karena itu, desain impeller, free passage, material, dan sistem instalasi menjadi faktor utama dalam pemilihannya.
Fungsi Pompa Sewage
Pompa sewage umumnya digunakan pada sump pit, sewage pit, wastewater treatment system, basement, fasilitas komersial, dan area industri yang membutuhkan pemindahan air limbah.
Jenis Impeller pada Pompa Sewage
Beberapa desain yang umum antara lain vortex, channel, dan semi-open impeller. Masing-masing memiliki karakteristik berbeda terhadap efisiensi dan kemampuan melewatkan padatan.
Apa Itu Free Passage?
Free passage menunjukkan ukuran maksimum partikel yang dapat melewati jalur pompa tanpa menyumbat. Parameter ini penting untuk aplikasi sewage karena karakter air limbah berbeda dengan air bersih.
Data untuk Memilih Pompa
- Debit air limbah.
- Total head sistem.
- Ukuran dan karakter padatan.
- Kedalaman pit.
- Diameter pipa discharge.
- Material pompa.
- Konfigurasi single atau duty-standby.
Instalasi yang Perlu Diperhatikan
Instalasi dapat menggunakan guide rail, check valve, isolation valve, level sensor, dan panel kontrol agar pompa mudah dioperasikan dan dipelihara.
Dalla Teknik membantu pemilihan pompa sewage untuk kebutuhan gedung dan industri berdasarkan kondisi air limbah dan data sistem di lapangan.