Strainer pompa digunakan untuk membantu menahan kotoran sebelum masuk ke pompa atau komponen sensitif di dalam jaringan. Pemilihan strainer tidak cukup hanya melihat ukuran pipa. Jenis partikel, luas saringan, ukuran mesh, debit, dan kehilangan tekanan perlu dipertimbangkan bersama.
Fungsi Strainer pada Sistem Pompa
Strainer membantu mengurangi risiko benda asing masuk ke impeller, valve, flow meter, atau komponen lain. Pada sisi suction, strainer yang sesuai dapat melindungi pompa, tetapi desain yang terlalu rapat justru dapat menambah hambatan aliran.
Jenis Strainer yang Umum
Beberapa desain yang sering digunakan antara lain Y-strainer, basket strainer, duplex strainer, dan suction strainer. Pemilihannya tergantung lokasi pemasangan, karakter fluida, kebutuhan pembersihan, serta kontinuitas operasi.
Cara Menentukan Ukuran Mesh
Ukuran mesh perlu disesuaikan dengan ukuran partikel yang harus ditahan dan toleransi peralatan downstream. Mesh yang terlalu halus dapat cepat tersumbat, sedangkan mesh terlalu kasar mungkin tidak cukup melindungi peralatan.
Dampak Strainer terhadap Aliran
Strainer menambah pressure drop pada sistem. Saat elemen mulai kotor, kehilangan tekanan akan meningkat. Pada sisi suction, kondisi ini perlu diperhatikan karena dapat mengurangi tekanan masuk pompa dan meningkatkan risiko gangguan operasi.
Tanda Strainer Perlu Dibersihkan
- Debit pompa menurun.
- Tekanan suction berubah.
- Perbedaan tekanan sebelum dan sesudah strainer meningkat.
- Pompa menunjukkan suara atau getaran tidak normal.
- Frekuensi pembersihan meningkat karena kondisi fluida berubah.
Perhatikan Akses Maintenance
Strainer sebaiknya dipasang pada lokasi yang memungkinkan elemen dibuka dan dibersihkan dengan aman. Untuk sistem yang tidak boleh berhenti lama, konfigurasi duplex dapat dipertimbangkan agar satu sisi tetap beroperasi saat sisi lain dibersihkan.
Data yang Perlu Disiapkan
- Debit desain.
- Ukuran dan jenis partikel.
- Diameter pipa.
- Tekanan kerja.
- Jenis fluida.
- Material strainer.
- Target ukuran penyaringan.
Untuk memahami pengaruh komponen pipa terhadap performa pompa, baca panduan komponen dan optimasi pemipaan pompa.
Dalla Teknik dapat membantu mengevaluasi kebutuhan strainer, jalur suction, dan kondisi sistem pompa berdasarkan karakter fluida dan kebutuhan operasi.