EBARA CDX merupakan pompa sentrifugal close coupled dengan satu impeller untuk memindahkan air bersih. Seri ini tersedia dalam beberapa kode hidraulik, daya motor, dan pilihan fasa. Pemilihan model sebaiknya dimulai dari kebutuhan debit dan total head, bukan hanya mencocokkan daya motor.
Dokumen teknis EBARA menunjukkan bahwa satu kelompok model dapat memiliki kurva kerja yang berbeda. Titik kerja sistem perlu ditempatkan pada kurva pompa yang sesuai agar aliran tercapai tanpa memaksa pompa beroperasi di area yang tidak dianjurkan.
Apa yang membedakan EBARA CDX
CDX memakai konstruksi close coupled. Motor dan bagian pompa berada dalam satu unit kompak sehingga instalasinya relatif ringkas. Halaman produk resmi EBARA Indonesia untuk seri CDX menyebutkan penggunaan impeller tunggal serta komponen hidraulik berbahan stainless steel AISI 304 atau AISI 316, bergantung pada versinya.
Versi standar CDX menggunakan AISI 304 pada bagian hidraulik yang dijelaskan dalam databook, sedangkan varian CDXL menggunakan AISI 316. Perbedaan material ini perlu dibaca bersama karakter cairan dan kondisi operasi. Sebutan stainless steel tidak berarti semua cairan otomatis cocok.
Aplikasi yang tercantum oleh produsen meliputi peningkatan tekanan domestik, irigasi skala kecil, pencucian, pengolahan air, cooling tower, dan transfer air bersih. Cairan yang mengandung padatan, lumpur, atau serat memerlukan tipe pompa lain yang memang dirancang untuk kondisi tersebut.
Cara membaca kode model CDX
Kode model membantu mengidentifikasi konfigurasi, tetapi bukan pengganti kurva performa. Contoh penamaan CDXM 90/10 dapat dibaca sebagai berikut.
| Bagian kode | Makna praktis | Hal yang perlu diperiksa |
|---|---|---|
| CDX | Seri pompa sentrifugal close coupled berbahan stainless steel | Kesesuaian aplikasi dan material dengan cairan |
| M | Versi motor satu fasa pada katalog 50 Hz | Tegangan dan sumber listrik di lokasi |
| 90 | Kode hidraulik | Kurva debit dan head untuk model terkait |
| 10 | Kode daya motor | Daya, arus, proteksi, dan data nameplate |
Angka 90 pada contoh tersebut bukan berarti debit 90 m³/jam. Model harus dicocokkan dengan tabel dan kurva resmi agar kode tidak ditafsirkan keliru.
Data utama untuk memilih model
Debit yang dibutuhkan
Debit menyatakan volume air yang harus dipindahkan dalam satuan waktu. Kebutuhan pengisian tangki, sirkulasi cooling tower, pencucian, atau transfer proses dapat menghasilkan target debit yang berbeda. Nilai tersebut sebaiknya dihitung dari kebutuhan aktual, bukan disamakan dengan ukuran pipa.
Total head sistem
Total head mencakup selisih elevasi, tekanan yang perlu tersedia pada titik tujuan, serta kerugian gesek pada pipa, fitting, valve, dan peralatan lain. Panduan menghitung head pompa sentrifugal sesuai jalur pipa dapat dipakai untuk menyiapkan data awal sebelum membaca kurva.
Head statis saja belum menggambarkan beban sistem. Jalur yang panjang, diameter pipa yang kecil, atau banyak belokan dapat menambah kerugian gesek dan menggeser titik kerja.
Kondisi sisi hisap
Ketinggian muka air, panjang pipa hisap, diameter pipa, suhu cairan, dan tekanan di tangki sumber memengaruhi kemampuan pompa menerima air. Databook EBARA menyediakan data NPSH untuk membantu pemeriksaan. Nilai NPSH available dari sistem perlu memiliki margin terhadap NPSH required pompa.
CDX bukan pompa self priming. Ruang pompa dan pipa hisap harus diisi sesuai petunjuk sebelum start. Kebocoran udara pada sisi hisap juga perlu dicegah karena dapat mengganggu priming dan performa.
Listrik dan pola operasi
Katalog 50 Hz menunjukkan pilihan motor satu fasa dan tiga fasa pada model tertentu. Rentang daya pada seri tidak boleh dianggap tersedia untuk setiap konfigurasi. Tegangan, fasa, frekuensi, arus, proteksi motor, dan pola operasi harus cocok dengan nameplate serta instalasi listrik setempat.
Pola kebutuhan yang berubah-ubah dapat memerlukan pengaturan berbeda dari sistem dengan satu titik kerja tetap. Pemakaian variable speed drive perlu ditelaah bersama kurva pompa, batas motor, kontrol, dan rekomendasi teknis yang berlaku.
Gambaran varian 50 Hz
Data Book CDX 50 Hz dari EBARA Indonesia mencantumkan beberapa model, antara lain CDX atau CDXM 70/05, 70/07, 90/10, 120/07, 120/12, 120/20, 200/12, 200/20, dan 200/25. Tabel performanya mencakup titik debit hingga 15 m³/jam untuk model tertentu. Batas tersebut bukan kapasitas universal semua model.
| Kelompok model | Contoh kode pada databook | Fokus pemeriksaan |
|---|---|---|
| 70 | 70/05 dan 70/07 | Kebutuhan debit dan head pada kurva model |
| 90 | 90/10 | Titik kerja dan konfigurasi fasa |
| 120 | 120/07, 120/12, dan 120/20 | Perbedaan kurva di dalam kelompok yang sama |
| 200 | 200/12, 200/20, dan 200/25 | Debit, head, daya, dan ukuran sambungan model |
Kurva pada dokumen tersebut diuji menggunakan air bersih pada suhu 20°C. EBARA menganjurkan pemakaian bagian kurva yang kontinu. Operasi di bawah 10 persen dari best efficiency point perlu dihindari karena dapat meningkatkan risiko panas berlebih. Angka ini berlaku pada panduan seri yang dirujuk, bukan aturan tunggal untuk semua pompa sentrifugal.
Mengapa memilih berdasarkan daya saja tidak cukup
Dua pompa dengan daya motor yang mirip dapat menghasilkan hubungan debit dan head yang berbeda. Daya menunjukkan kebutuhan penggerak, sedangkan kemampuan hidraulik dibaca pada kurva. Pemilihan berdasarkan HP saja dapat menghasilkan aliran kurang, tekanan berlebih, konsumsi energi yang tidak efisien, atau operasi jauh dari area yang dianjurkan.
Diameter sambungan juga tidak menentukan kapasitas pompa secara langsung. Sambungan harus dibaca bersama kurva, kecepatan aliran, rancangan pipa, dan kondisi sisi hisap. Pembahasan lebih luas tersedia pada halaman pompa sentrifugal untuk kebutuhan industri dan gedung.
Kesalahan yang perlu dihindari
- Memilih kode model hanya berdasarkan daya motor atau diameter pipa.
- Mengabaikan selisih elevasi dan kerugian gesek ketika menghitung total head.
- Menyamakan CDX dengan CDXL tanpa meninjau perbedaan material.
- Memakai pompa untuk cairan berpadatan karena bodinya berbahan stainless steel.
- Mengabaikan tegangan, fasa, frekuensi, dan perlindungan motor.
- Menjalankan pompa sebelum casing dan jalur hisap terisi sesuai petunjuk.
- Memilih titik kerja terlalu jauh dari area operasi yang direkomendasikan.
Data yang perlu disiapkan sebelum meminta penawaran
Proses pemilihan akan lebih cepat bila data berikut tersedia.
- Target debit dalam m³/jam atau liter per menit.
- Total head dalam meter, termasuk tekanan tujuan dan kerugian pipa.
- Jenis cairan, suhu, keberadaan padatan, dan karakter kimia yang relevan.
- Elevasi serta kondisi tangki sumber dan tangki tujuan.
- Panjang, diameter, material, serta susunan pipa dan valve.
- Tegangan, fasa, dan frekuensi sumber listrik.
- Jam operasi, pola beban, dan kebutuhan kontrol.
- Preferensi material yang telah dinilai terhadap cairan.
Tim teknis dapat mencocokkan data tersebut dengan kurva dan konfigurasi yang tersedia. Detail produk dapat dilihat pada halaman produk pompa industri Dalla Teknik. Cantumkan debit, total head, jenis cairan, suhu, kondisi hisap, dan data listrik saat meminta pemilihan model agar rekomendasi tidak berhenti pada perkiraan daya.