Jockey pump controller mengatur operasi pompa berdasarkan kondisi tekanan sistem. Controller memastikan pompa dapat bekerja otomatis saat tekanan turun dan berhenti setelah tekanan kembali sesuai setpoint.
Fungsi Jockey Pump Controller
- Menghidupkan dan menghentikan pompa secara otomatis.
- Menyediakan mode manual untuk pemeriksaan.
- Menampilkan status operasi dan gangguan.
- Melindungi motor dari kondisi listrik tertentu.
- Mendukung alarm dan pencatatan kejadian sesuai konfigurasi.
Komponen yang Umum Ditemukan
Panel dapat berisi circuit breaker, contactor, overload relay, selector switch, indikator, terminal, dan perangkat pembaca tekanan. Susunan aktual bergantung pada desain serta produsen.
Setting Tekanan
Setpoint start dan stop jockey pump harus disusun bersama setpoint fire pump utama. Jockey pump bekerja terlebih dahulu pada penurunan tekanan ringan. Nilai setting tidak boleh ditentukan secara sembarangan atau disalin dari proyek lain.
Mode Auto dan Manual
Mode otomatis digunakan untuk operasi normal. Mode manual dipakai saat pengujian atau troubleshooting oleh personel yang memahami sistem. Setelah pemeriksaan, posisi selector harus dikembalikan sesuai prosedur operasi.
Gangguan yang Sering Ditemukan
- Pompa tidak start meski tekanan turun.
- Pompa tidak berhenti.
- Overload trip.
- Sinyal tekanan tidak stabil.
- Selector atau contactor bermasalah.
Baca juga cara kerja jockey pump dan fungsi jockey pump.
Konsultasi Controller
Dalla Teknik membantu pemeriksaan, setting, perbaikan, dan penggantian controller jockey pump sesuai kebutuhan sistem.