Jockey pump adalah pompa berkapasitas kecil yang menjaga tekanan pada jaringan hydrant tetap stabil. Pompa ini bekerja sebelum electric fire pump atau diesel fire pump aktif, sehingga penurunan tekanan ringan akibat kebocoran kecil tidak langsung menyalakan pompa utama.
Fungsi Jockey Pump
Fungsi utamanya adalah mempertahankan tekanan sistem. Selain itu, jockey pump membantu mengurangi frekuensi start pompa utama, menjaga kesiapan jaringan, dan mempermudah pemantauan kebocoran kecil.
Cara Kerja Jockey Pump
Pressure switch membaca tekanan jaringan. Ketika tekanan turun hingga batas start, jockey pump menyala. Setelah tekanan kembali mencapai batas stop, pompa berhenti. Nilai start dan stop harus diatur berurutan agar jockey pump bekerja lebih dahulu daripada fire pump utama.
Komponen Utama
- Pompa dan motor listrik.
- Pressure switch.
- Panel kontrol.
- Check valve dan gate valve.
- Pressure gauge.
- Pipa suction dan discharge.
Cara Memilih Jockey Pump
Pemilihan tidak boleh hanya berdasarkan daya motor. Data yang harus diperiksa meliputi tekanan sistem, debit kebocoran yang diperkirakan, total head, ukuran pipa, dan karakteristik kurva pompa.
Penyebab Jockey Pump Sering Hidup-Mati
- Kebocoran pada jaringan.
- Check valve tidak menutup rapat.
- Pressure switch terlalu sensitif.
- Pressure tank kehilangan tekanan udara.
- Setting start-stop terlalu dekat.
Perawatan Jockey Pump
Lakukan pemeriksaan tekanan, suara, getaran, kebocoran seal, kondisi panel, dan frekuensi start. Catatan operasi membantu menemukan perubahan sebelum terjadi kerusakan lebih besar.
Baca juga panduan jenis pompa hydrant dan standar instalasi pompa hydrant.
Konsultasi Jockey Pump
Dalla Teknik membantu pemilihan, instalasi, pengaturan tekanan, dan perawatan jockey pump untuk gedung dan fasilitas industri.