Menentukan kapasitas jockey pump tidak boleh dilakukan hanya dari daya motor atau menyalin ukuran proyek lain. Pemilihan harus mempertimbangkan tekanan sistem, estimasi kehilangan kecil, total head, kurva pompa, dan logika kerja fire pump utama.
Tujuan Sizing Jockey Pump
Jockey pump harus mampu memulihkan tekanan akibat kebocoran kecil atau perubahan kondisi normal tanpa menggantikan fungsi fire pump utama. Debitnya lebih kecil, tetapi head-nya harus cukup untuk mencapai tekanan stop yang ditentukan.
Data yang Dibutuhkan
- Tekanan normal sistem.
- Setpoint start dan stop jockey pump.
- Setpoint fire pump utama.
- Total head statis dan kehilangan gesek.
- Estimasi kebocoran atau penurunan tekanan normal.
- Kondisi suction dan kebutuhan NPSH.
- Kurva performa pompa.
Langkah Penentuan Kapasitas
- Tentukan tekanan yang harus dipertahankan.
- Hitung total head yang diperlukan pada kondisi operasi.
- Perkirakan debit kecil yang perlu dipulihkan.
- Pilih kurva pompa yang melewati titik kerja.
- Periksa daya motor, efisiensi, dan margin operasi.
- Pastikan urutan setpoint tidak bertabrakan dengan fire pump.
Mengapa Tidak Ada Angka Universal?
Setiap sistem memiliki volume pipa, elevasi, kebocoran, pressure tank, dan logika kontrol yang berbeda. Karena itu, rasio atau angka praktis hanya boleh menjadi pemeriksaan awal, bukan dasar akhir pemilihan.
Kesalahan yang Sering Terjadi
- Memilih debit terlalu besar sehingga pompa sering cycling.
- Head tidak cukup untuk mencapai tekanan stop.
- Setpoint terlalu dekat dengan fire pump.
- Mengabaikan kondisi suction dan kurva performa.
Baca juga setting jockey pump controller dan checklist maintenance jockey pump.
Konsultasi Sizing
Dalla Teknik membantu meninjau data sistem, memilih unit, mengatur tekanan, serta melakukan commissioning jockey pump untuk gedung dan industri.