Sistem hydrant umumnya memakai beberapa jenis pompa dengan fungsi berbeda. Memahami jenis pompa hydrant membantu perencana, kontraktor, dan pemilik bangunan memilih konfigurasi yang sesuai.
Electric Fire Pump
Electric fire pump digerakkan motor listrik dan biasanya menjadi pompa utama ketika suplai listrik tersedia. Unit ini harus dipilih berdasarkan debit, total head, dan kurva performa.
Diesel Fire Pump
Diesel fire pump menggunakan mesin diesel. Unit ini sering disiapkan sebagai cadangan saat suplai listrik terganggu atau sesuai kebutuhan desain proyek.
Jockey Pump
Jockey pump menjaga tekanan jaringan pada kondisi normal. Pompa ini menangani penurunan tekanan kecil agar pompa utama tidak sering menyala.
Bagaimana Ketiganya Bekerja?
Saat tekanan turun sedikit, jockey pump bekerja terlebih dahulu. Bila tekanan terus turun, fire pump utama mulai beroperasi. Urutan start harus diatur dengan benar melalui pressure switch atau controller.
Jenis Konstruksi Pompa
- Horizontal split case untuk kebutuhan debit besar.
- End suction untuk konfigurasi tertentu.
- Vertical turbine saat sumber air berada di bawah elevasi pompa.
- Vertical multistage yang umum digunakan sebagai jockey pump.
Dasar Pemilihan
Pemilihan harus mempertimbangkan debit, head, sumber air, kondisi suction, ruang pompa, sumber daya, dan persyaratan proyek.
Baca juga panduan jockey pump dan cara menentukan kapasitas pompa hydrant.
Konsultasi Sistem
Dalla Teknik membantu menentukan kombinasi pompa hydrant, pengadaan unit, instalasi, commissioning, dan maintenance.