Pompa hydrant memasok air bertekanan ke jaringan proteksi kebakaran. Sistem yang baik tidak hanya bergantung pada kapasitas pompa, tetapi juga pada sumber air, ukuran pipa, ketinggian bangunan, dan pengaturan kontrol.
Jenis Pompa Hydrant
- Electric fire pump sebagai unit utama.
- Diesel fire pump sebagai cadangan saat listrik terganggu.
- Jockey pump untuk menjaga tekanan normal jaringan.
Fungsi Setiap Pompa
Jockey pump menangani penurunan tekanan kecil. Bila tekanan terus turun, electric fire pump bekerja. Diesel fire pump disiapkan untuk kondisi saat pompa listrik tidak dapat beroperasi.
Cara Menentukan Kapasitas
Kapasitas tidak boleh dipilih hanya dari luas gedung. Perhitungan perlu mempertimbangkan debit, total head, jumlah titik hydrant atau sprinkler yang bekerja, kehilangan tekanan dalam pipa, dan elevasi tertinggi.
Data Teknis yang Perlu Disiapkan
- Debit dalam GPM atau m³/jam.
- Total head atau tekanan kerja.
- Gambar jaringan pipa.
- Elevasi dan lokasi ruang pompa.
- Sumber listrik dan bahan bakar.
Pemeriksaan Sebelum Pengadaan
Periksa kurva pompa, daya penggerak, material, panel kontrol, akses perawatan, serta dukungan suku cadang. Instalasi dan commissioning juga harus masuk dalam perencanaan.
Baca jenis pompa hydrant dan panduan instalasi pompa hydrant.
Konsultasi Sistem Pompa Hydrant
Dalla Teknik membantu evaluasi kebutuhan, pemilihan unit, pengadaan, instalasi, pengujian, dan maintenance untuk gedung serta industri.